by

Ajak Duel Satu Lawan Satu, Ketua PC IMM Kediri Atas Tindakan OKNUM Pengeroyokan Dalam Kegiatan Pemilihan Raya BEM Muhammadiyah Jambi

Aksaratimes.com |8 Agustus 2021, Kediri.
Dampak lanjutan Pemilihan Raya (Pemira) BEM Muhammadiyah terus menjadi buah bibir dikalangan internal dan eksternal Kader Muhammadiyah.
Diketahui pada hari jumat (6/8/2021).
berlangsung demonstrasi sebagai bentuk protes dengan Hasil Musyawarah Persiapan Pemira Presma BEM di UM Jambi pada 5 Agustus 2021 di Aula 1 dan 2 yang telah mencidrai demokrasi di Kampus.

Terjadilah aksi dorong-mendorong hingga timbul perkelahian antar Mahasiswa dan Tamu undangan, Sebanyak 4 orang dari IMM mengalami luka lebam pada Kamis 5/8/21, Ia pun mengatakan musyawarah itu tidak dibekali surat izin kegiatan dari Satgas Penanganan COVID-19 Kota Jambi.

Achmad Yudho Avianto, selaku Ketua PC IMM Kediri mengeluarkan kecaman keras atas terjadinya pengeroyokan yang melibatkan Kader Kade IMM di Universitas Muhammadiyah Jambi(UMJ).

dalam aksi pengeroyokan seperti sebagaimana video yang beredar di media sosial serta surat DPD IMM Jambi No.035/A.1-IV/IV/2021 yang ditujukan kepada DPP IMM.

Hal tersebut membuat Ketua PC IMM Kediri Raya geram dan muak, serta ingin menantang duel satu lawan satu kepada oknum pengeroyokan kader PK IMM UM Jambi “ini bukan lagi identitas mahasiswa bilamana suasana politik berujung pada pengeroyokan, terlebih mereka berada dalam kampus Muhammadiyah sehingga hal ini mencoreng marwah Muhammadiyah . Bila memang inginnya adu fisik saya siap menantang duel satu lawan satu, kita siap untuk waktu dan tempat,mari selesaikan secara jantan” tegasnya.

Menanggapi surat DPD IMM Jambi No.035/A.1-IV/IV/2021 tersebut, pemilik nama lengkap Achmad Yudho Avianto menegaskan “Hal ini melanggar Qaidah PTM bahwa IMM harus dilibatkan dalam demokrasi di Kampus PTM karena IMM adalah Ortom Muhammadiyah di Kampus,” (RED)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed