Kompak Puluhan Warga Bendosari Geruduk Balai Desa Bendosari.

Kompak puluhan warga bendosari geruduk balai desa bendosari.

Kediri aksaratimes.com-, Puluhan warga bendosari geruduk balai desa bendosari kras-kediri (11-11-2019) mereka menuntut klarifikasi dari kades terpilih yang nama nya di inisialkan M D terkait Persoalan PTSL (pendaftaran tanah sistematis lengkap) yang dilaksanakan di Desa Bendosari.

Menurut penuturan warga banyak dugaan pungutan liar yang dilakukan kades bendosari M D, nominal nya pun ber vaariasi antara 1000.000 – 6000.000 perbidang, biaya segitu untuk pembuatan acta tanah imbuh warga setempat, yang meminta tidak disebutkan namanya. Setau masyarakat progam ptsl (pencatatan tanah sistematis lengkap) tidak membutuhkan acte, apapun surat yang ada seperti petok d bisa jadi sertifikat, tidak harus acte, disertifikat kami penunjuk pembuatan sertifikat bukanlah acte tapi surat lain imbuh warga dengan nada kecewa, uang 1000.000- 6000.000 itu banyak bagi kami mas, mungkin untuk pak kadea tak seberapa tapi untuk kami banya.

Read More

Banyak Masyarakat merasa dirugikan, tidak cuma puluhan mungkin bisa ratusan yang merasa dirugikan, Dari informasi masyarakat, ” masyarakat sangat antusias dengan program ptsl tapi mengapa ujung ujungnya begini jadi Dugaan lahan pungutan liar dari oknum pihak pak kades ” imbuh warga, masyarakat sudah 2 Kali ini meminta klarifikasi dari pihak kades M D tapi dari pihak pak kades M D terkesan menghindari warga dengan alasan sedang rapat di Pemkab, ujar
Warga bendosari yang hanya meminta klarifikasi tidak meminta apa-apa,

Perwakilan masyarakat meminta kejelasan tentang kasus ptsl, dari informasi warga bendosari, sudah melaporkan permasalahan ini kekecamatan kras, tapi belum ada tindakan apapun yang diambil dari pihak kecamatan untuk mengatasi keresahan masyarakat ini. Sebagai pemimpin seharusnya pihak pihak terkait merespon keluhan masyarakat bukan malah terkesan menghindar, kami akan mendatangkan warga yang lebih banyak lagi kalau masalah ini berlarut larut.
Dalam kesempatan lain awak media aksara times mencoba meminta klarifikasi terkait masalah ini kepihak kades bendosari, tapi kata adik pak kades memberitahukan kalau pak kades sedang tidak ada ditempat.
Sampai berita ini dilansir pihak kades bendosari belum bisa ditemui awak media aksara times.

Related posts