Perkembangan Tuntutan Kasus Kanker Ovarium dari Bedak Tabur Johnson & Johnson

Aksaratimes.com I 21 Mei 2024 Jakarta – Perusahaan Johnson & Johnson (J&J) telah mengumumkan rencana untuk membayar sekitar 6,5 miliar USD atau sekitar Rp 103 triliun untuk menyelesaikan hampir ribuan tuntutan hukum yang mengklaim bahwa bedak tabur berbahan dasar talc mereka menyebabkan kanker ovarium.

Tuntutan hukum terkait bedak bayi berbahan dasar talc J&J dimulai pada tahun 1999, ketika seorang wanita menuduh bahwa penggunaan bedak bayi seumur hidupnya menyebabkan mesothelioma, kanker langka yang biasanya disebabkan oleh paparan asbes, yang merupakan karsinogen. Pada tahun 2009, seorang wanita lain mengajukan gugatan terhadap perusahaan dengan tuduhan bahwa produk berbahan dasar talc tersebut menyebabkan kanker ovariumnya.

Sejak saat itu, ribuan orang telah mengajukan klaim terkait kasus kanker ovarium atau mesothelioma yang menurut mereka disebabkan oleh asbes dalam bedak bayi J&J. J&J sendiri berpendapat bahwa penelitian belum menunjukkan hubungan yang meyakinkan antara kanker ovarium dan produk berbahan dasar bedak.

Read More

Namun, penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Oncology menemukan bahwa penggunaan bedak talk pada area genital dikaitkan dengan kanker ovarium. Keterkaitan ini diyakini lebih kuat jika penggunaan bedak talc berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

Para peneliti yang berasal dari National Institutes of Health, menyelidiki data dari Sister Study, yang melibatkan lebih dari 50.000 wanita di AS antara tahun 2003 dan 2009. Para peserta bergabung ketika mereka berusia antara 35 dan 74 tahun, dan masing-masing memiliki saudara perempuan yang didiagnosis mengidap kanker payudara, yang mungkin meningkatkan risiko terkena kanker payudara atau ovarium.

Menanggapi temuan tersebut, Erik Haas, wakil presiden litigasi J&J di seluruh dunia, menyatakan bahwa analisis baru ini tidak mengonfirmasi hubungan sebab akibat atau melibatkan agen pemicu kanker tertentu. “Studi ini tidak mengubah banyak bukti bahwa bedak talk tidak menyebabkan kanker ovarium,” katanya. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *