by

PERTIKAIAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI BOJONEGORO MEMUNCAK

Aksaratimes.com. Bojonegoro,07 Juli 2021 –Menyeruak ke publik keadaan disharmonisasi pemimpin Bojonegoro Anna Muawanah dan Budi Irawanto yang diusung dari Partai PKB dan PDIP semakin memanas hingga menjadi pergunjingan masyarakat di media social sampai di warung kopi di tengah Urgensi penanganan Wabah pandemi Covid-19,dan penanganan ekonomi yang semakin tidak jelas masih ditimpa kabar perseteruan,7 Juli 2021.

apalagi ditinjau berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada tahun 2019 sebanyak 154 ribu orang atau sekitar 12.38 persen, lantas di tahun 2020 jadi sebanyak 161 ribu orang atau sekitar 12.87 persen. Dengan adanya peningkatan angka kemiskinan sekitar 0.49 poin ini, maka tingkat kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro masih menempati urutan tertinggi No. 11 di Jawa Timur. Kabupaten penghasil migas ini pun masih masuk kategori zona merah, dikarenakan angka kemiskinannya masih di atas rata-rata kemiskinan Provinsi Jawa Timur (11.09 persen) dan nasional (9.78 persen).“Dari data BPS ini, menunjukkan ada sekitar 7 ribuan orang miskin baru di Kabupaten Bojonegoro,” yang merupakan bukan pekerjaan ringan buat pemerintah bojonegoro sebagaimana harapan Bupati Bojonegoro pada FGD (Focus Group Discussion) yakni “ekonomi hijau”.

Lewat akun media sosial whatsapp yang diduga milik orang nomor satu di bojonegoro anna muawwanah justru memperjelas perseteruan yang masih belum kunjung usai dengan wakilnya Budi Irawant, diduga dari nomer whstaspp Bupati Bojonegoro Anna Muawanah dikirimkan ke WA Grub dan di copy paste lagi atau disebarkan ke group group perpesanan singkat hingga menyebar dan menjadi bahan perbincangan masyarakat bojonegoro khususnya.
Bahkan bupati Anna Muawanah mengungkap ranah privasi seseorang dalam hal ini wakil bupati Budi Irawanto serta dengan terang-terangan menyarankan wakilnya itu untuk resign dari jabatannya.


” Selamat pg budi irawanto
Sy sampaikan bbrp hal
1.kita di pertemukan urusan politik
2anda meyakinkan sy NGAKU keponakan seorang menteri
3 dr partaimu saat itu memanggil sy memilih bbrp nama dan sy ttp pegang janji
4.paska anda kehilangan sesorang istri tercinta sy kira anda bisa berfikir hidup bgtu berharga dan sgt singkat.dan memupuk kasih sayang…rupanya ?…
Bbrp memory akhirnya terbuka. Sy mengatakan manusia “memupuk kebencian”
1.pak lik kandung di anak berkompetisi
2 puluhan thn tdk saling sapa dg pak lik kandung
3 termsk menantumu dr jenu Tuban kamu tutup pintu rapat2
4 cucumu dr jenu tdk di beri kesempatan sprti cucu pd umumnya dll
5 sama pak Skr pun berthn thn tdk saling tegur sapa krn ada peristiwa persibo mau giring ke peristiwa politik ???
6.dl bbrp kebijakan dl sy ikut anda misal menutup AKN ? Menyalahkan KYT ( saat itu ) ..akhirnya sy minta pendapat forum.rektor kampus di bgoro dll
Sejak.anda tdk.ketua DPC PDIP medium 2019 saat itu jg anda sdh tdk melakukan tgs layaknya pejabat yg menggunakan fasilitas negara ibaratnya dr mancing sampe KENCING
Banyak org hidupnya ingin ada achievement
gampang solusinya klo sdh tdk mau bertugas sementara menggunakan fasilitas negara ada cara yg elegant….. RESIGN.
Ke sini ke RSUD sy tunggu
Laki2 tdk usah grudukan
Sy perempuan brani sendirian
( ini wa sy trakhir di forum terbuka ) “
Dikutip dari postingan chat bupati di Whatsapp yang dikirim pada Selasa, ( 06/07/2021), Pukul 05.12 Wib.

Mendapat serangan bupati Anna mu’awanah, Wakil bupati Budi Irawanto, itupun membalas dengan berkomentar, : “Haaaaaaaa, omong kok angger mbletat”.
Diduga cuitan bupati tersebut dilontarkan lantaran cuitan wakil bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, di group Medsos yang sama, yang mempertanyakan kejelasan data penanganan Covid 19 yang dianggapnya tidak sesuai dengan kondisi lapangan.

Muhammad Arafi, SH (Praktis Hukum Bojonegoro) menanggapi kabar kontrofersial tersebut “sebenarnya masalah resign atau mengundurkan diri seorang kepala daerah itu diatur pada UU Pemilihan Kepala daerah No. 10 Tahun 2016, bagaimana tata cara terhormat untuk mengakhiri jabatan Publik, jauh lebih elegan jika perseteruan itu diselesaikan internal tidak sampai menjadi konsumsi publik,hemat saya melangkah lah bersama dan rajut kembali hubungan yang baik karna ada amanat Konstitusi yang berada pada pundak kalian berdua, saya menilainya hal tersebut adalah sebuah kabar duka untuk masyarakat bojonegoro dan saya wajib berduka cita” Pungkasnya

Dilain pihak Ketua Umum PC. IMM Bojonegoro Ulil sapaan akrabnya memberikan tanggapan “agar kedua belah pihak untuk segera berdamai demi kemaslahatan rakyat bojonegoro “sebenarnya perseteruan ini sudah lama namun kali ini menurut kami harus segera diselesaikan dengan bentuk ikhrar perdamaian” tegasnya
Ulil pun menawarkan IMM sebagai media yang menjembatani kedua belah pihak agar bisa rukun kembali “Kami Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah sangat bersedia apabila dari pihak pemerintah memberi kesempatan kepada kami sebagai mediator kedua belah pihak, karena kami berharap bojonegoro kembali kondusif mengingat kondisi pandemi yang belum kunjung reda, dan kami juga berharap Gubernur memperhatikan peristiwa ini.” pungkasnya(RED)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed