by

Terkuaknya Perjudian Besar di Kab. Batu Jawa Timur disusul Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,7

Batu, Minggu 11/04/2021
Adanya Perjudian sabung ayam Terbesar di Ds. Ngaglik Kec. Batu Jawa Timur ini, sempat tim investigasi awak media menelusuri lokasi perjudian Sabtu 10/04/2021 pagi sekitaran pukul 09.00 WIB, tepatnya di sekitaran Komplek Villa Wisata Batu 2 Arhayyan, yang berada dekat dengan Villa Rood Hills 2, memang seperti arena judi termewah di Jawa Timur.

Setelah tim investigasi kembali dari lokasi Perjudian sekitaran pukul 12.15 WIB, terjadi Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/4/2021) berdasar catatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi pukul 14.00 Wib. Mengakibatkan banyak rumah warga, kantor, swalayan, gedung, dan sekolah roboh.

“Mungkinkah Allah Murka dengan Kemaksiatan yang Berada Di Jawa Timur.
Apakah sebuah teguran menjelang Bulan Suci Ramadhan”

Perjudian di wilayah Hukum Batu dan sekitarnya merupakan tugas penting bagi Aparat Penegak Hukum untuk memberantasnya, bukan malah di fasilitasi, sangat disayangkan jelas berada di depan mata, akan tetapi tidak ada tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum akan adanya Perjudian di Wilayah Hukumnya.

Perlu masyarakat ketahui, judi sudah jelas dilarang oleh agama manapun dan juga dilarang oleh hukum di NKRI, tapi segelintir oknum-oknum diduga malah memanfaatkan celah di Era Pandemi wabah Covid 19.

Berdasarkan investigasi awak media selama beberapa pekan, perkembangan perjudian Sabung Ayam Dadu semakin pesat dan besar di Wilayah Hukum Polres Batu, diduga kuat sudah terbentuk Konsorsium perjudian, sehingga diduga penegak Hukum seperti terhipnotis, dan terlena dengan atensi yang diberikan dari para Bandar Penjudi Sabtu 10/04/21.

Menurut keterangan warga Desa Ngaglik yang enggan disebut namanya , mengatakan arena perjudian Ngaglik seperti Las Vegas, aman dan nyaman.

“Tidak usah jauh -jauh ke Las Vegas ,Judi disini aman terkendali mas, tamunya banyak yang datang dari luar kota ” Ungkapnya.

Terpisah pakar hukum dan Advokad Moch. Mahbuba, S.H. sangat menyayangkan adanya arena perjudian yang bebas beroperasi.

“Mereka melanggar Pasal 303 ayat 1 ke-2 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) juncto Pasal 303 bis ayat 1 ke-1 dan ke-2 KUHP juncto Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian,” terang Advokad yang dikenal sering membela masyarakat kecil tesebut.

Ia menambahkan seharusnya jajaran kepolisian menegakkan hukum tanpa pandang bulu terhadap pelanggar protokol kesehatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Di masa Pandemi , berkerumun saja dilarang apalagi berjudi, ” Tegasnya.

Ketika awak media mencoba meminta konfirmasi kepada Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo melalui Telepon Selular terkait adanya arena perjudian yang bebas beroperasi, Kapolres tidak menjawab. (Tim)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed