KEDIRI(aksaratimes.com)12/05/20 Tim BPBD bersama Tim URC Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri langsung menggelar penetrasi terhadap kasus terkonfirmasi positif Klaster Ponpes Temboro Kab, Magetan,

warga Desa Petok Kec, Mojo. Dari pertemuan bersama gugus tugas tingkat kecamatan dan tingkat desa, disepakati santri berusia 14 tahun ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Kemudian berdasarkan hasil tracing menginggat pasien telah terlibat kontak dengan anggota keluarga dan para pekerja pada toko emas milik orang tuanya. Maka akan dilakukan rapid tes pada Rabu besok.

“Sementara usaha toko emas baik di Mojo, Ringinrejo maupun Sambi disepakati untuk ditutup sementara,” terang Windoko, Selasa (12/05) didampingi dr. Yahya, Ketua TRC Dinkes Kab,Kediri.

Rapid juga akan dilakukan terhadap anggota keluarga dari ibu kandung pasien yaitu keponakannya. ” Keluarga dari ibu kandung pasien, keponakannya juga akan dilakukan rapid tes.

Adapun kondisi rumah cukup layak untuk dijadikan tempat isolasi kemudian tim gugus tugas kecamatan dan desa, siap membantu melakukan pengawasan,” terang Windoko datang bersama dua anggotanya Ida Didik dan Panut,(Saiful)