KEDIRI Aksaratimes 11 Desember 2020

Perayaan Pesta Demokrasi di tengah Pandemi Covid-19 telah dilaksanakan serentak pada Rabu, 09 Desember 2020 bersamaan dengan Hari Antikorupsi Internasional atau Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA).

Pemilihan Kepada Daerah (pilkada) serentak tersebut dilakukan di 270 Wilayah di Indonesia, yang terdiri dari 9 Provinsi, 224 Kabupaten dan 37 Kota salah satunya adalah Kabupaten Kediri.

Pasangan Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Maria Ulfa, yang lebih akrab dengan sebutan Dhito-Dewi menjadi calon tunggal di PILKADA periode ini, itu artinya mereka melawan kotak kosong, selain itu mereka juga mendapatkan rekomendasi sembilan oleh partai yaitu PDI-P, PKB, Golkar, PAN, Demokrat, Nasdem, PKS Gerindra, dan PPP.

Hasil PILKADA di Kabupaten kediri pada pukul 11 malam dalam hitungan percepatan dimenangkan oleh Mas Dhito-Dewi, hal tersebut tidak jauh dari apa yang telah diprediksikan oleh sebagaian masyarakat di Kabupaten Kediri.

“Seperti prediksi awal kita, Mas Dhito pasti menang karena Kediri itu telah berada pada suatu tiitik jenuh, dimana masyarakat Kediri itu ingin suasana yang baru, butuh sosok muda yang berpikiran maju cemerlang ke depan”, ungkap mas Helmi selaku Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kediri.

Masyarakat Kediri seperti terobati karna mengharapkan perubahan, keinginannya seakan-akan sudah tampak, bahwa Mas Dhito itu harapan mereka, sehingga prediksi awal kita Pemuda Pancasila sudah jelas deklarasi untuk kemenangan Mas Dhito” .

“Perkiraan deklarasi PP kita saat itu sekitar 75% -80 % memperoleh kemenangan di kubu mas Dhito.Ke depannya apa yang diharapkan oleh masyarakat Kabupaten Kediri peningkatan pelayanan prima dan cepat di seluruh instansi ke pemerintahan / semua birokrasi pelayanan jasa di Kabupaten Kediri.

“Rata-rata pelayanannya kurang maksimal, terutama perijinan yang lambat menyebabkan banyak pengusaha-pengusaha luar daerah itu takut masuk kediri dengan syarat yang berat, dengan perijinan yang sangat sulit dilengkapi.

“Jadi harapan kita nanti Mas Dhito bisa membuka seluas-luasnya investasi untuk Kediri, berhubunganan langsung dengan pemerintahan pusat, supaya nanti investasi di Kediri bisa berkembang dan maju, tenaga kerja di Kediri bisa maksimal, dunia usaha Kediri juga bisa lebih optimal seperti daerah-daerah lain, semua demi kebaikan dan kemajuan kabupaten Kediri”. ungkap mas helmi. (RED – Allan / kris )